Selasa, 23 November 2010

Panleukopenia

Etiologi

Feline Panleucopenia disebabkan oleh Parvovirus keluarga parvoviridae yang mempunyai virion iksohendral diameter 18-26 nm terdiri dari 60 subunit protein. Genom ssDNA polaritas minus berukuran 5,2 kb dan replikasi pada inti yang membelah serta menghasilkan benda inklusi intranukleus yang besar. Sangat stabil dan tahan terhadap temperatur 60 °C selama 60 menit pada pH 3-9 . Virus ini sangat cepat menular. Penyakit ini telah dikenal dengan berbagai nama yaitu distemper kucing, enteritis (radang usus disertai memar yang cepat menyebar), demam kucing dan penyakit tifus kucing. Meskipun dikenal dengan berbagai nama, namun sebenarnya penyakit dengan nama berbeda tersebut disebabkan oleh virus berbeda pula. Feline Panleucopenia virus ini tergolong virus yang jahat, karena dapat membunuh dengan cepat membagi sel-selnya dengan cepat. Kerugian dari penyebaran sel pada virus ini dapat membuat kucing komplikasi dan infeksi/peradangan hasil bakteri.

Gambar 1. Parvovirus

Gejala klinis

Sekitar 50 sampai 90% dari kucing yang tertular virus akan mati dan karena itu sangat penting untuk melihat gejala-gejala awal. Virus ini menyerang anak kucing sekitar saat penyapihan, tetapi kucing pada semua tingkat umur adalah rentan. Gejala memakan waktu sekitar 10 hari untuk muncul setelah infeksi. Masa inkubasi rata-rata 5 hari (kisaran 5-10 hari ) , mulai 2-5 hari setelah infeksi leukopenia terjadi dan paling hebat 5-6 hari setelah infeksi, ketika sel darah putihnya mencapai kurang dari 100 per cc darah. Gejala-gejala panlekopenia pada kucing meliputi: Kehilangan nafsu makan, mendadak demam tinggi (lebih dari 40 °C) yang bertahan selama kurang lebih 24 jam dan selama periode ini bentuk penyakit perakut. Temperatur akan normal dan meningkat kembali pada hari ke tiga dan empat, muntah, diare berdarah, depresi, kejang, dehidrasi parah. Kucing akan duduk di dekat air atau tempat minumnya, seperti haus, tetapi tidak minum, kucing menggigit ekornya sendiri, bulu kusam, punggung bawah dan punggung kaki dan anemia.

Anak kucing yang terinfeksi selama dua minggu sebelum sampai dua minggu setelah lahir akan menderita hipoplasia sereberum. Anak kucing yang terinfeksi jelas tanpak gontai ketika mulai mampu berjalan pada umur 3 minggu , hewan itu mempunyai posisi dasar lebar dan bergerak dengan langkah lebar cenderung melangkahi sasaran dan berhenti dan berputar sekitar sasaran yang ingin di capai.

Cara Penularan

Penyakit Panleucopenia menular melalui kontak langsung atau tidak langsung melalui air liur, air kencing, muntah dan melalui kotoran kucing yang terinfeksi. Anak kucing yang baru dilahirkan juga dapt terinfeksi penyakit Panleucopenia apabila induknya ketika bunting mengidap virus panleukopenia.Virus panleucopenia dapat bertahan cukup lama di luar tubuh kucing. Penularan terbesar terjadi melalui kontak dengan kandang, lantai atau peralatan makan dan minum kucing yang tercemar virus dan tidak dibersihkan dengan desinfektan yang sesuai. Virus masuk ke tubuh kucing biasanya melalui mulut, berkembang di kelenjar pertahanan di bagian mulut, lalu menyebar ke seluruh tubuh. Kemudian virus akan berkembang di beberapa organ seperti kelenjar pertahanan seluruh tubuh, sumsum tulang dan selaput lendir usus yang menyebabkan hancurnya usus. Virus ini dibawa melalui angin, atau melalui perantara mamalia lain, Panleukopenia ditularkan melalui semua cairan tubuh seperti tinja, muntahan, urin, air liur dan lendir. Kucing yang terinfeksi dapat menularkan virus distemper ke kucing yang sehat. Penularan lain menurut para hobies bisa dari transmisi termasuk kutu, gigitan serangga, dan lainnya. Jadi, karantina kucing anda jika terindikasi terkena distemper dan jauhkan dari kucing yang sehat.

Patogenesis

Setelah proliferasi awal dari jaringan limfoid farings, virus menyebar ke seluruh organ dan jaringan lewat aliran darah. Terjadi infeksi dan kematian sel yang mempunyai reseptor yang sama dengan virus. Virus bereplikasi dalam sel yang sedang dalam fase S dari siklus sel. Replikasi virus menyebabkan sel tidak dapat bermitosis karena terjadi panleukopenia yang serius di sertai dengan penghancuran elemen sel darah putih. Infeksi virus ini juga menyebabkan hilangnya sel dari kripta menyebabkan jonjot sangat pendek dan tidak mempunyai kemampuan untuk menyerap sehingga menyebabkan terjadinya akumulasi zalir dan ingesta secara cepat dalam lumen usus sehingga terjadi mencret. Bila keadaan klinis itu berlangsung lama dehidrasi merupakan penyebab utama kematian. Bila enteritis telah berlangsung selama beberapa hari sebelum mati, lesi usus biasanya jelas dan terdiri dari segmen dengan dinding sangat tebal menjadi struktur seperti pipa dan kuku. Neuron motoris yang dirusak oleh parvovirus tidak dapat di ganti sehingga kucing akan kejang-kejang.

Induk kucing yang divaksinasi teratur kemudian kimpoi dan bunting, akan membuat janin yang dikandungnya mendapat imun juga dari serangan virus. Imun bawaan selain kolostrum tersebut membuat anak kucing lahir lebih kuat dan sehat. Tapi jika induk terserang panleucopenia saat sedang bunting, anak akan lahir dengan penyakit yang sama. Anak kucing juga bisa lahir tidak selaras dan gemetaran pada bagian kepalanya. Yaitu gerakan otot di bagian wajah, tangan atau kaki yang gemetaran sendiri tanpa disengaja. Anak kucing yang lahir dari induk terkena panleukopenia juga bisa memiliki retina mata yang abnormal.

Diagnosis

Diagnosa Virus panleukopenia diberdasarkan riwayat dan pemeriksaan klinis. Pemeriksaan patologi dan pemeriksaan laboratorium untuk menentukan diagnosa pasti. Berdasarkan gejala klinis dan paskamati sangat menentukan diagnosa. Prosedur untuk memastikan meliputi pemeriksaan hematologi untuk mengetahui adanya leukopenia, hemaglutinasi langsung dari sel darah merah babi atau kera resus. Bisa juga dengan pengisolasian virus dalam biakan sel. Pewarnaan antibodi flurosensi dapat digunakan untuk mendeteksi antigen dan ELISA untuk mendeteksi antibodi atau antigen, di deteksi dengan PCR.

Prognosa dan deferensial diagnosa

Prognosa ditegakkan dengan memperhatikan status cairan tubuh, tingkat anemia, serta beratnya infeksi yang diperoleh dari pemeriksaan darah. Biasanya prognosanya sangat dubius. Deferensial diagnosanya yaitu Felv, E.colli , Salmonella , Tyzzer.

Pengobatan dan Pencegahan

Kucing yang terserang penyakit virus panleukopenia dapat diberikan cairan elektrolit. Sedangkan untuk mengobati infeksi sekunder dapat diobati dengan pemberian antibiotik dan pemberian vitamin B complex. Pemberian antibiotik dimaksudkan untuk mengatasi terjadinya infeksi sekunder. Antibiotik yang digunakan adalah antibiotik dengan broad spectrum. Terapi cairan dan elektrolit untuk mengganti cairan yang hilang dan mengatasi dehidrasi akibat diare atau muntah. Obat-obat sedativa dan anti konvulsi Sedativa dan anti konvulsi di berikan bila kucing menunjukkan gejala sarafi. Vaksin dengan vaksin hidup dapat memberikan imunitas yang cukup dan berdurasi lama asalkan prosedur penggunaan tersebut dipatuhi, misalnya berapa kali harus diulang sebelum vaksinasi booster tahunan. Kucing yang sakit harus di isolasi dan kucing yang akan di masukan ke dalam kawanan harus di isolasi selama satu minggu. Memberikan gizi yang baik agar nutrisi yang diperlukan kucing dapat terpenuhi. Dengan terpenuhinya nutrisi maka kondisi tubuh dapat terjaga dan tidak mudah terserang penyakit. Kontrol terhadap adanya endoparasit dan ektoparasit. Menjaga kebersihan lingkungan sekitar untuk menekan serendah mungkin penyebaran virus. Untuk penyucihamaan 1% natrium hipokrorit yang diberikan pada daerah bersih dapat membunuh virus pencemar yang masih tersisa. Desinfektan dari iodin dan fenol organik.

15 komentar:

  1. OBRIGADO tuk ilmunya,,sangat membantu,,,GBU

    BalasHapus
  2. Terimakasih mas yudhi atas lmunya
    Feline panleukopenia memang momok bagi pecinta kucing. Virus penyebab penyakit ini sangat susah untuk dihilangkan karena mampu bertahan lama dilingkungan, dan mempunyai tingkat penyebaran dan kematian yang tinggi.

    petsocietal.com
    petsocietal.com/socialmedia
    jika berkenan silahkan kunjungi web saya
    masih beta version, nantinya ingin membuat suatu mediasocial untuk petlover dan memudahkan petlover untuk mencari dokter hewan terdekat diwilayahnya

    BalasHapus
  3. Penjelasannya komplit, thanks ya

    BalasHapus
  4. Mau nanya dong untuk desinfektan lingkungan yang sudah terinfeksi bagaimana? Agar kucing baru tidak tertular

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya bang yudi untuk desinfektannya bagaimana

      Hapus
  5. Kucing saya tiba2 jam 3 pagi muntah kuning, trus abis itu gamau makan, siangnya lagi dia muntah lagi, gamau makan sama sekali , trus jam 3 pagi lagi dia bab nya juga tersisa, apakah itu terkena virus panle?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ts mau tanya : saya miara baru kamis tgl 22 malem, tgl 27 muntah kuning, apa bisa masa terjangkitnya virus hanya 3 hari gitu? Apa pas dia jadi kucing jalanan udh terjangkit? Karena sampe minggu malem masih lincah

      Hapus
    2. saya juga baru adopsi 1 malem besoknya muntah dan diare akhrnya saya coba bawa vet di test dan hasilnya + panleukopenia...padahal awal dateng masih manja dan lincah dalam waktu 2 hr langsung lemes karena gak mau makan.

      Hapus
  6. Bawa ke vet kak..jgn sampe telat ya

    BalasHapus
  7. Sedih banget kucing saya juga positif virus jahat ini, skrg lagi saya obatin dan suapin wetfood yang sedikit dicairkan. Doakan ya semoga kucing saya bisa bertahan dan sehat lagi ....Aamiin

    BalasHapus
  8. Sya telat mengetahui klw kucing sya terjankit virus ini..dan akhirnya kucing sya mati..pdhl sehat"aja sebelum nya..memang bbrp hr sblm mati kucing sya ada muntah dan mencret..jd merasa berdosa krna kurang tau tentang virus ini..jd kucing sya gk bs ketolong

    BalasHapus
  9. Desinfektan yg cocok utk lingkungan yg sdh terinfeksi virus apa ya ?

    BalasHapus
  10. Kucing saya kena virus panle,yg yang harus saya lakukan.? Sampai skg tidak mau makan.. trmksh

    BalasHapus
  11. Mau tanya kak,kucing sya di diagnosa kena panle,dengan dirawagejala sdhdiare campur darah,muntah klo ybs min,nafsu makan menurun selama 2 hri lalu sy be ke dokter hewan dan selama 4 hri di opname
    Skrg sdh di rumah 3 hari.
    Kondisi sdh mau mkn dan pup normal kyk dlu.
    Yg saya tanyknan,apa kucing boleh sya mnadikan/grooming,karena bau banget sjk sakit bab sembarangn jdi kena bulunya

    BalasHapus