Kamis, 13 Januari 2011

Kulit

Kulit


Kulit adalah suatu jaringan/organ yang sangat kompleks, suatu organ yang sangat dinamis dengan banyak sel multiple dengan tipe dan fungsi yang khas. Karena merupakan organ pembalut paling luar, sedemikian rupa sehingga kulit sangat krusial bagi kesehatan karena merupakan pertahanan terdepan (Dharmojono,2002).

Kulit merupakan bagian badan yang terbesar, tergantung pada umur dan jenis hewannya. Berat kulit rata-rata mempunyai 12-24% dari berat badan hewan tersebut. Kulit mempunyai berbagi fungsi diantaranya untuk menghalangi dan melindungi jaringan yang lebih dalam dari pengaruh linkungan seperti kekeringan, melindungi dari sinar UV, agen infeksi, mengatur dan mempertahankan suhu tubuh, sebagai tempat untuk produksi pigmen dan vitamin D, sebagai organ neuroreseptor yang berfungsi untuk memonitor rangsangan dari luar (Amstutz, dkk,1998).

Kulit seperti organ lainnya juga dapat terkena penyakit dan keradangan. Keradangan ini menyerang lapisan kulit, dermis dan epidermis kadang-kadang juga menyangkut jaringan subkutis. Kejadian ini dapat bersifat akut maupun kronis, yang dapat disebabkan oleh karena trauma, suhu, sinar, racun dan agen-agen infeksi (bacterial, viral, jamur dan parasit) (Amstutz, dkk,1998).

Salah satu penyakit penyakit pada kulit yang disebabkan oleh parasit adalah kudis. Kudis merupakan penyakit kulit yang disebabkan oleh parasit Sarcoptes spp yang mampu menyebabkan rasa gatal yang amat menyebalkan. Menurut Hartiningsih dkk (1999), dewasa ini skabies/kudisan karena parasit Sarcoptes spp masih banyak ditemukan pada anjing yang berkeliaran disepanjang jalan di kota atau di desa.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar