Kamis, 13 Januari 2011

Nufadipect

Nufadipect

Setiap 1 tablet Nufadipect mengandung bromheksin HCL 8 mg yang bersifat mukolitik dan Gliseril Guaiakolat 100 mg yang bersifat ekspektoran. Bromheksin adalah derivat sintetik dari vasicine, suatu zat aktif dari Adhatoda vasica. Bromheksin mengencerkan sekret saluran nafas dengan jalan memecah benang-benang mukoprotein dan mukopolisakarida dari eksudat. Obat ini digunakan sebagai mukolitik pada bronkhitis atau kelainan saluran nafas yang lain. Efek samping pada pemberian oral berupa mual (Ganiswarna, 2001). Dosis Bromheksin pada anjing sebesar 2-2,5 mg/kg secara peroral setiap 12 jam Antibiotik ini bersifat bakteriosidal dengan mekanisme kerja menghambat sintesis dinding sel bakteri yaitu menghambat transpeptidasi rangkaian reaksi sel bakteri kemudian terjadi lisis dinding sel akibat tekanan osmotik dalam sel bakteri lebih tinggi.

Gliseril Guaiakolat merupakan ekspektoran yang dapat merangsang pengeluaran dahak dari saluran nafas. Mekanisme kerjanya berdasarkan stimulasi mukosa lambung dan selanjutnya secara reflek merangsang sekresi kelenjar saluran nafas lewat N. Vagus, sehingga menurunkan viskositas dan mempermudah pengeluaran dahak. Efek samping yang mungkin timbul dengan dosis besar, berupa kantuk, mual, dan muntah (Ganiswarna, 2001).


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar