Rabu, 06 Januari 2010

SEDATIVA TRANQUILIZER

Hipnotika atau obat tidur adalah zat-zat yang dalam dosis terapi diperuntukan meningkatkan keinginan faali untuk tidur dan mempermudah atau menyebabkan tidur.Lazimnya obat ini diberikan pada malam hari.Bilamana zat-zat ini diberikan pada siang hari dalam dosis yang lebih rendah untuk tujuan menenangkan,maka dinamakan sedative.Oleh karena itu tidak ada perbedaan yang tajam antara kedua kelompok obat ini.

Hipnotika/sedativa,seperti juga antipsikotika,termasuk dalam kelompok psikoleptika yang mencakup obat-obat yang menekan atau menghambat fungsi-fungsi SSP tertentu.

* Sedativa berfungsi menurunkan aktifitas, dan menenangkan penggunaannya.Keadaan sedasi juga merupakn efek samping dari banyak obat yang khasiat utamanya tidak menekan SSP,misalnya antikolinergik.

* Hipnotika menimbulkan rasa kantuk,mempercepat tidur,dan sepanjang malam mempertahankan keadaan tidur yang menyerupai tidar alamiah mengenai sifat-sifat EEG-nya.Selain sifat-sifat ini,secara ideal obat tidur tidak memiliki aktivitas-sisa padakeesokan harinya.

>> Perbedaan sedative Tranquilizers.

Pengertian mengenai kedua kelopmpok obat tersebut seringkali dicampuradukkan,terutama sebagai akibat promosi ,sedangkan sebetulnya ada beberapa perbedaan prinsip.

# Sedativa-hipnotika berkhasiat menekan SSP.Bila digunakan dalam dosis yang meningkat ,suatu sedativum.,misalnya fenobarbitol,akan menimbulkan efek berturut-turut peredaan,tidur,dan pembiusan total.Sedangkan pada dosis yang lebih besar lagi;koma depresi pernafasan,dan kematian.Bila diberikan berulangkali untuk jangka waktu yang lama,senyawa ini lazinnya menimbulkan ketergantungan dan ketagihan.

# Tranquilizer,disebut juga ataraktika atau anxiolitika,khususnya zat-zat benzodiazepine,dapat menekan SSP dengan khasiat sedative dan hippnotisnya,dan selain itu juga berdaya anxiolitis,antikonvulsif,dan relaksasi otot.Kerja anxiolitis tidak tergantung pada daya sedative,malah tranquilizer yang ideal hendaknya berefeksedatifseringan mungkin.pada penggunaan jangka panjang,benzodiazepine juga dapat menimbulkan kebiasaan dan ketergantungan,tapi lebih ringa dari hipnotika lainnya.Pada over dose jarang sekalimenimbulkan depresi pernafasandankardiovaskuler,atau koma faal,bilatidak dikombinasi dengan obat-obat lain yang menekan SSP.Karenakeamanannya yang besar,maka obat ini praktis sudah mendesak tuntas barbiturate sebagai obat tidur dan penenang pada keadaan neurotis,seperti gelisah,takut dan stress.

>>Efek samping umum

Efek samping umum hipnotika mirip dengan efek samping morfin,yaitu:

A. Depresi pernafasan,terutama pada dosis tinggi.Sifat ini paling ringan pada flurazepan dan zat-zat benzodiazepine lainya.

B. Tekanan darah menurun,terutama oleh barbiturate.

C. Sembelit pada penggunaan lama,terutama barbiturate.

D. “hang-over”yaitu efek sisa pada keesokan harinya beru[a mual,perasaan ringan kepala dan termangu.

>> Penggolongan

1. Barbiturat fenobarbital,butobarbital,siklobard,dllpeggunaannya sebagai sedative hipnotika kini praktis sudah ditinggalkan berhubungan dengan adanya zat-zat benzodiazepine yang jauh lebih aman.

2. Benzodeazepin temazepan, nitrazepam,flurazepam,dan flunitrazepam.Obat-obatan ini kini padaumumnya dianggap sebagai obat tidur karenatoksisitas dan efek sampingnya paling rendah.sejumlah benzodiazepin lain khusus digunakan sebagai transquilizer,yakni klordiazepoksid,klorazepat,bromazepam,diazepam,lorazepam,prazepam,medasepam,oxazepam,dan oxazolam.

3. Lain-lain: morfin jugaberkhasiathipnotis kuat,tetapiterlalu berbahaya untuk digunakan sebagaiobat tidur.

>> Sebagai tranquilizer

@. Meprobamat adalah tranquilizer modern pertama yang dahulu sering digunakan.Namun karena efek sampignya banyak dansering terjadi tentamen suicidi danintoksikasi,kini obat ini tidak dianjurkanlagi.

@. Opiramol adalah senyawa trisiklinis tetapi tidak menghambat reuptake serotonin.Opipramol berdaya hipnotis dan anksiolitis lemahyang mulai kerjanya lambat sehingga dianjurkan sebagai obat tambahan pada keadaan ketegangan dengan perasaan takut.


daftar pustaka

Tan hoan tjay DRS.&Kirana rahardja DRS.1978, Obat-obat penting,edisi ke lima,PT Elex Media Konputindo ,Gramedia,Jakarta.

1 komentar: